Radar Kediri- Disney World Part 1


Sepuluh tahun yang lalu ketika saya masih berseragam merah putih, kalau ditanya apa kartun favorit saya, saya pasti menjawab Donald Bebek, Mickey Mouse, atau Winnie the Pooh. Kegemaran saya waktu itu sempat membuat saya bermimpi untuk mengunjungi Disney Land yang saat itu sedang gencar-gencarnya dipromosikan di televisi. Siapa yang tidak kenal Disney? Hampir sebagian besar film-film kartun (selain kartun Jepang tentunya) diproduksi oleh Disney, hingga film berbau remaja seperti Princess Diaries ataupun Pirates of Caribean semuanya produksi Disney. Tokoh-tokoh karakter seperti Cinderella, Snow White (Putri Salju), Sleeping Beauty (Putri Tidur), maupun Pinokio juga merupakan karakter rekaan Disney.

Siapa yang tau akhirnya kalau mimpi saya waktu kecil ternyata bukan hanya mimpi belaka. Slogan Disney, where dreams come true, benar-benar terbukti. Akhirnya mimpi anak kecil bernama Dita Liliansa itu berbuah realita. Saya berkesempatan mengunjungi tempat paling diimpikan anak-anak kecil yang sedang bercengkerama dengan imajinasi, Disney World.

 

Sebelum ini, saya hanya kenal Disney Land dan tidak tau menau tentang Disney World. Sebagian besar pembaca pun saya yakin hanya mengenal Disney Land saja, padahal Disney World jauh lebih besar dan merupakan taman hiburan terbaru milik Disney. Disney Land terletak di California dan kira-kira hanya sebesar Dufan di Jakarta, serta terdapat juga di beberapa negara seperti Jepang, Hongkong, Prancis, dsb. Disney Land adalah taman hiburan pertama Disney dari tahun 1955. Namun pada kemudian, Disney pun akhirnya membangun Disney World satu-satunya sebagai taman hiburan terbesar di dunia yang terletak di Orlando, Florida (state/provinsi paling selatan dari USA).

Host Family adalah pecinta dan penggila segala hal berbau Disney. Setiap tahun mereka selalu berkunjung ke Disney World sebagai acara wajib keluarga. Alhamdulillah secara otomatis saya pun diikutsertakan ke dalam wisata keluarga itu ke Disney World selama seminggu! Rejeki memang selalu tak terduga datangnya. Mimpi masa kecil itu kini bukan sekedar mimpi lagi. Terimakasih Ya Allah.

Host family pun sudah mengatur segala hal dan semua dibiayai oleh mereka, mulai dari tiket pesawat pulang pergi Minnesota – Florida, biaya menginap di condo (sejenis villa), tiket masuk ke Disney World, dan tentunya biaya makan. Kami berangkat dari Minneapolis Airport pada hari Sabtu, 24 Januari 2009. Pesawat take off pukul 15.48 sore waktu Minnesota. Padahal malam sebelumnya saya baru sampai rumah dari pertandingan NBA pukul sepuluh malam dan hari Sabtu harus bangun pagi-pagi untuk menelpon orang tua di Kediri karena beda waktu Indonesia lebih cepat 13 jam.

 

Liburan kali ini hanya ada host mom, host dad, saya, dan Brianna. Brianna adalah keponakan host mom dan sangat dekat dengan host family. Umurnya baru 18 tahun pada bulan September lalu, dan sama-sama di grade Senior seperti saya. Sebenarnya keputusan untuk mengajak Brianna ke Disney World lumayan mendadak, kira-kira bulan September lalu. Padahal host family sudah memesan tiket dan segala macam dari awal tahun 2008 lalu. Orang Amerika memang cenderung merencanakan sesuatu dari jauh-jauh hari. Akhirnya, Brianna tidak satu pesawat dengan kami bertiga. Kami langsung terbang dari Minneapolis ke Orlando tanpa transit dan tiba di Orlando sekitar pukul 19.40 malam waktu Orlando. Sedangkan Brianna harus transit di Atlanta, Georgia sebelum akhirnya sampai di Orlando. Dia juga tiba di Orlando lebih awal 20 menit dari kami.

Saya cukup membawa satu koper ukuran sedang yang berisi baju musim panas selama seminggu. Maklum, meski di Minnesota sedang musim dingin tapi di Florida sedang panas-panasnya. Kalau di Minnesota saat itu bisa -7 derajat fahrenheit, di Florida hanya 76 derajat fahrenheit. Brianna berangkat ke Florida lebih dulu karena pesawatnya take off pukul 12.30 siang. Saya, host mom, dan host dad diantar Janet ke bandara pukul setengah dua siang. Saat boarding, saya memperhatikan beberapa penumpang lain yang sebagian besar adalah para orang tua dan anak-anaknya yang masih kecil. Saya pun bergumam, mungkin sebagian besar penumpang di pesawat ini memang rata-rata akan berkunjung Disney.

 

Saya tidur sepanjang perjalanan karena malam sebelumnya saya kurang tidur, meski terbangun sejenak untuk menyambut jus apel favorit saya yang disediakan oleh pramugari. Saya terbangun menjelang landing. Ketika pesawat akhirnya berhasil mendarat, spontan awak pesawat yang sebagian adalah anak kecil itu semua bertepuk tangan dan tertawa senang lalu berteriak hore. Saya dan host mom cuma tertawa geli mendengarnya.

 

Kami langsung menuju baggage claim untuk mengambil barang bawaan kami. Brianna sudah menunggu di sana. Bandaranya jauh berbeda dengan Minneapolis. Kalau di Minneapolis didominasi kaca, di Orlando ini bandaranya jauh lebih besar dan dihiasi beberapa pohon palem di dalamnya sehingga nuansa tropis amat terasa di dalam bandara itu. Di dalam bandara Orlando pun terdapat salah satu jaringan Hotel Hilton di seluruh dunia. Keluar dari baggage claim, berjejer beberapa toko-toko yang menjual barang-barang khas Florida dan Disney. Lalu disambut oleh Holten Hilton tadi yang semua jendelanya menghadap air mancur yang ada di tengah bandara, tepat sebelum pintu keluar.

 

Kami berjalan ke tempat persewaan mobil yang terletak di dalam bandara itu juga. Selama kurang lebih seminggu di Orlando, host family memang selalu menyewa sebuah mobil sehingga lebih gampang kalau mau kemana-mana. Tarifnya menurut saya tidak mahal, cuma $135 atau sekitar hampir Rp 1,5 juta untuk seminggu. Padahal kalau di Kediri, sewa mobil satu hari saja bisa memakan Rp 500 ribu. Kira-kira ada lima agen persewaan mobil yang cukup sibuk waktu itu. Kami bebas memilih mobil yang kami inginkan. Hampir 90% mobilnya masih baru dan berjenis sedan, serta kunci-kunci mobil sudah menggantung di pintu setiap mobil. Jadi penyewa tidak susah-susah kalau mau memilih dan melihat interior mobilnya. Saya dan Brianna melirik mobil-mobil warna biru, tapi host mom lebih memilih warna putih. Alasannya, biar terasa lebih dingin di dalam mobil.

 

Akhirnya kami keluar dari bandara dan mengendarai mobil sewaan tadi ke tempat menginap kami. Host family sudah mem-booking satu condo (rumah sejenis villa) di Celebrity Resort. Saya merasa seperti di Indonesia, karena waktu itu suhunya benar-benar hangat dan tentunya tidak ada salju! Tanaman-tanaman tropis menghiasi jalanan di sekitar jalan tol keluar bandara. Kalau di Minnesota jalan tol itu gratis, di Florida harus membayar kira-kira $3. Sepanjang jalan banyak terlihat hotel-hotel, penginapan, condo, maupun motel. Orlando memang salah satu daerah tujuan wisata paling ramai dikunjungi di Florida.

 

Host mom memutuskan untuk berbelanja stok makanan dulu sebelum kami ke Condo. Akhirnya kami menuju ke Walmart dan membeli beberapa bungkus roti tawar, mie instan, dsb. Walmart adalah salah satu supermarket yang lumayan terkenal dan tersebar di seluruh Amerika Serikat.

 

Alhamdulillah akhirnya sampai juga di Condo. Condo tempat kami menginap terdapat dua lantai, tidak begitu ada bedanya seperti rumah. Di lantai bawah terdapat satu kamar mandi, mesin cuci, dapur lengkap dengan dishwasher, kompor, microwave, piring dan peralatan makan lainnya, juga satu ruang keluarga yang dilengkapi sofa dan TV + DVD. Lantai dua dipakai untuk dua kamar tidur dan satu kamar mandi utama.

 

Kami baru akan memulai petualangan kami di Disney World pada hari Sabtunya (25/1). Disney World memiliki empat taman hiburan dan dua water park. Empat taman hiburan itu antara lain adalah Disney Magic Kingdom, Disney Epcot, Disney Hollywood Studios, dan Disney Animal Kingdom. Kami pun menonton salah satu channel di TV dimana di channel tersebut hanya membahas tujuh permainan yang harus dicoba di Disney World. Tayangannya diulang-ulang terus, tujuannya memang hanya untuk menolong para wisatawan yang akan berlibur di Disney World untuk memutuskan taman hicuran atau water park mana yang akan mereka kunjungi.

 

Berhubung hari pertama kami di Disney adalah hari Sabtu, kami menghindari taman hiburan yang berpotensi sibuk dan ramai pada akhir pekan. Akhirnya setelah melihat channel tadi, kami memutuskan mengunjungi Disney Animal Kingdom sebagai tujuan pertama kami.

 

Sabtu (25/1), petualangan kami dimulai. Kami berangkat dari Condo kira-kira pukul setengah sebelas siang. Disney World buka mulai dari pukul sembilan pagi hingga pukul sembilan malam. Khusus untuk Disney Animal Kingdom hanya buka hingga pukul lima sore. Host Mom sudah memegang empat tiket masuk ke Disney World. Sebenarnya harga tiket masuk untuk satu hari adalah $75, namun kalau kita membeli paket lima hari sekaligus harganya bisa jauh lebih hemat. Host mom membeli tiket paket lima hari dengan harga $222 per orang. Tiketnya seperti kartu ATM bergambar Disney World.

 

Parkir mobil di sini sangat luas, hari itu lumayan penuh. Nama blok parkirnya pun sesuai dengan nama hewan seperti jerapah, singa, dll. Mobil kami diparkir di blok Dinosaurus. Setelah itu ada kereta sejenis trem yang membawa pengunjung ke depan pintu masuk Disney Animal Kingdom. Instruksi-instruksi di dalam kereta menggunakan dua bahasa, selain Bahasa Inggris juga menggunakan Bahasa Spanyol karena sebagian besar pengunjung yang datang ke Disney World setiap tahun rata-rata dari Amerika Latin.

 

Kami diturunkan di depan pintu masuk Disney Animal Kingdom dan host mom langsung menyodorkan satu tiket pada saya. Sebelum check in, ada pemeriksaan tas oleh Polisi Disney. Bagian pintu masuk terdapat belasan mesin tanda pengenal tiket yang sudah ramai diserbu pengunjung. Saya pun memperhatikan cara mereka memasukkan tiket dan cara mereka masuk. Masing-masing tiket dijaga oleh petugas. Caranya ternyata cukup simpel. Cukup memasukkan tiket Disney ke dalam mesin seperti menggunakan kartu ATM, lalu ada alat sensor di atasnya yang akan berkedip dan mengeluarkan cahaya baru. Saat cahaya biru itu berkedip-kedip, kita harus menempelkan jari telunjuk atau jempol ke alat sensor tadi. Sidik jari yang digunakan pertama kali di tiket itulah yang nantinya akan dijadikan patokan pengenal tiket di kemudian hari saat kita masuk ke Disney.

( to be continued )

4 thoughts on “Radar Kediri- Disney World Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s