Detour


Halo. Maaf maaf sekali postingan Singapore kepotong terus. I’ve been busy with mid terms lately. Thank you for your considerations. Btw, I’ve been changing my blog twice in the past five years. This is my second blog that I made when I was in US. Pretty sappy huh? Hahaha yes, I was young and I said things that were normal for people my age. Well if you see the posts I made in this blog, most of them were posted in 2008 or 2009 which was my year in US. And the rest of them were posted in my freshman year in college. So yeah, some of the posts are lame because they are. Hahaha

So, what I’m trying to say..

I love writing. I’m 20. I’ve experienced the pinch in the last two years of hard times. And so I do think that my blog is not only supposed to be “an online diary” of my self. I want it to do a power of good to others. So, it should be more than a “blog”. I’m thinking of upgrading my blog into (dot) com but I’m still thinking about it. But I really want to create a “grown up” blog, not a “remaja labil” blog. I want my blog to give benefits to others, inspiring others.

I know it is kind of late to start a good “grown up” blog, but what do I say? Late is better than never.
I also know it is kind of late to figure out what I want to do in life after two years I’ve spent in this law school.
But God knows best! There have to be some good reasons why I was put in law school. God knows best!

I never ask anything these last 2 years. I always say in my prayers “You know the best, God! Just give me the best! Amen.” And I’ve experienced failure for 2 years straight. Sad, eh? But I’m not the exact same girl who made this blog 3 years ago. I’m much more grown up. When I read my old posts, it was tickling me. The girl who wrote this blog 3 years ago was a cheerful but had no idea how cruel the real world out there.

Probably these failures are the God’s answers to my prayers! What’s written is written. God is preparing something even better for me. I failed because it wasn’t the best for me. It wasn’t meant to be for me. And God knows that! He knew it before I did. What I have to do is trusting him that all the ups and downs are for the best reasons.

So, anyway..
It may be my last post in this blog..
I will filter some stories that still fit and relevant to my goal and put them in my new blog (coming soon).

Well, you may please give me some unique ideas for my blog names.
I promise, when the blog is released, I will make time to write in it as many as I can.

Love y’all dear readers :”)
This blog is my documentation for my year-long-escapades in USA.
Probably one of my best friends that I visited the most when I was there and just had the need to share.

See you in my new blog!
Let’s do power of good to others!

Karena manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain

Tahapan Seleksi YES Program


Bulan Mei tahun 2007 adalah titik balik terbesar di hidup gw. Keputusan gw buat apply AFS ternyata ngebuka mimpi-mimpi dan kesempatan yang lebih besar. Waktu itu gw ikut seleksi AFS Chapter Surabaya.

 

Dari SMAN 2 Kediri waktu itu banyak banget yang pengen ikutan. Entah kenapa ga semua dibolehin ikut sama guru, dan harus diseleksi. Jadi terkumpullah sekitar 54 anak dari SMA gw yang ikut seleksi tahap 1 AFS di Surabaya. Sampe kita nyewa bus pariwisata, hahaha. Mencolok banget pokoknya kalo anak-anak Kediri. Rombongan orang-orang berseragam lamaran kerja dengan bus pariwisata nopol AG.

 

Cerita dikit yaa soal seleksi AFS. Soalnya banyak yang suka nanyain, apply AFS gimana sih mbak? Oke jadi gw jelasin dulu apa itu AFS teman-teman.


AFS itu singkatan dari American Field Service. Dimulai dari keprihatinan para sopir ambulans ketika Perang Dunia kedua. Dari sana muncul ide untuk menciptakan perdamaian dunia dengan jalan pertukaran pelajar. Jadi dari situlah singkat kata muncullah AFS.

AFS adalah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pertukaran budaya sejak jaman PD 2 (paling tua). Program-program AFS macem-macem. Jaman gw dulu ada yang bayar dan tidak berbayar alias gratis. Yang bayar biasanya disebut program AFS (AFS murni). Yang gratis ada dua macam, ada YES sama JENESYS.

 

Nah gw waktu itu dapet program YES. Alhamdulillah, ga bayar sepeser-pun (kecuali untuk paspor). Tapi program YES itu cuma ke Amerika Serikat aja karena aku dapet beasiswanya itu dari pemerintah Amerika Serikat langsung.

Misi dari program YES ini adalah menjembatani orang-orang Amerika dengan para pelajar dari negara-negara mayoritas Muslim, agar timbul pemahaman yang lebih baik soal Islam. Program YES bermula dari tragedi 11 September. Tau kan? Penabrakan gedung WTC yang diisukan dilakukan oleh Muslim.

 

Nah enaknya program YES adalah ya itu tadi GRATIS. Mulai dari visa, tiket pesawat pulang pergi Indonesia – Amerika, uang sekolah selama satu tahun, dan uang saku $125 per bulan. Program YES ini termasuk long program, alias dilakukan selama satu tahun atau 11 bulan lamanya.

 

Kalo program JENESYS itu tujuannya ke Jepang. Ada yang short program yang cuma 2 minggu, dan long program (ga tau berapa lama, harusnya 11 bulan juga). Ini juga gratis teman-teman. Bedanya, beasiswa ini dikasih sama pemerintah Jepang.

 

 

Kalo AFS jangan ditanya. Ini program berbayar. Biayanya beragam, tergantung kemampuan dan keberuntungan maybe. Temen gw ada yang ke Swiss cuma bayar Rp 10 juta. Tapi ada juga yang ke Amerika dan harus bayar Rp 74 juta.

Program AFS ini enaknya negara tujuannya lebih banyak, mulai dari Eropa sampe Amerika. Temen-temen gw pada banyak yang ke Prancis, Jerman, Belgia, Norwegia, Italia, Swiss, Belanda, dll. Durasinya juga satu tahun atau 11 bulan lamanya. Tapi namanya ga gratis ya semua bayar sendiri.

 

Oke sekian cerita singkat seputar program-program di AFS. Balik lagi ke proses seleksinya. Yuuk.

 

TAHAP 1

Test tulis.

Ada 3 macam test yang diujikan. Yaitu test pengetahuan global, bahasa Inggris, dan essay tentang diri sendiri. Pada dasarnya AFS bukan program akademis yang memilih anak-anak paling pinter satu sekolah. Tapi AFS lebih pada mencari anak-anak yang terbuka pada perbedaan. #eaaaaa

 

Tips: rajin-rajinlah baca! apapun itu, mulai dari koran, buku, majalah, SAY YES TO ALL! The more knowledge you consume, the more prepared you are.

 

TAHAP 2

Wawancara.

Tahap ini biasanya pesertanya udah berkurang drastis. Yang lolos sampe tahap ini mungkin cuma 50%. Dari SMA gw yang tadinya 54 anak, langsung tersisa sekitar 27 anak buat ikut seleksi tahap dua. Wawancara pada dasarnya seputar apa yang udah kita tulis di formulir pendaftaran. Jadi pada dasarnya wawancara akan menanyakan seputar KEPRIBADIAN kita. Mengorek-ngorek bagaimana sifat kita.

Wawancara biasanya dilakukan dalam Bahasa Indonesia 90& dan Bahasa Inggris 10%. Pewawancara biasanya ada tiga orang. Kalo menurut gw pribadi, tahap ini tuh keberuntungan udah harus bermain. Kalo pewawancaranya cocok dan suka sama kepribadian kita, kita bisa lanjut ke tahap berikutnya.

Seumpama waktu itu gw ditaruh di beda ruangan dengan pewawancara yang beda misalnya, mungkin gw gak lolos 😉

Semua udah diatur Yang Kuasa. Alhamdulillah gw lolos! As far as I know, gw diwawancara paling lama, kira-kira sejam. -___-”

 

TAHAP 3

Dinamika Kelompok.

Pas tahap ini, pesertanya udah dikiiiit banget. Dari SMA gw cuma lolos tiga orang doang. Hiks. Testnya pada intinya pengen ngeliat gimana kemampuan kita bekerjasama dengan orang lain dan dalam kelompok.

Saran gw buat tahap ini adalah jadilah dirimu sendiri, dan jangan terlalu ambisi buat dapetin beasiswanya. Karena yang keliatannya dapet belom tentu dapet, dan yang keliatannya ga dapet justru dapet. Hahaha ini nih yang bikin bingung sebenernya kriteria memilihnya gimana ya. Pribadi yang kayak gimana yang dicari?

Intinya, jangan terlalu mendominasi tapi jangan terlalu pasif juga. Sesuai takaran saja. Berbicara yang perlu dan kontributif ke kelompok, dan berikan kesempatan yang lain untuk bicara juga. Akan kelihatan kok mana yang dominan dan tidak. Bocoran sedikit, kalau terlalu dominan biasanya gak lolos 🙂 Biasanya lho ya!

 

TAHAP 4

Finalis Chapter.

Akhirnyaaa dari ratusan orang yang ngedaftar di tahap 1, tinggal 9 kandidat Chapter Surabaya buat dikirim ke nasional. Dan saya salah satunya. Terimakasih Ya Allah.

Tapi tahap ini sebatas SELEKSI BERKAS.

Yang artinya nasional cuma menyeleksi berkas-berkas penilaian kita dari tahap pertama hingga tahap ketiga. Jadi waktu itu ibaratnya tinggal masa penantian dipanggil test nasional di Jakarta atau enggak.

Oya di tahap ini juga ada FAMILY VISIT. Jadi panitia seleksi dateng ke rumah kita buat ketemu keluarga kita, dsb.

 

TAHAP 5

Seleksi Nasional.

Dari 9 finalis Chapter Surabaya tadi, cuma 4 orang yang dinyatakan berhak maju ke tahap seleksi nasional. Tapi ada 2 lainnya yang langsung dapet program JENESYS short program selama 2 minggu, yaitu temen gw Taufik (Sidoarjo) sama Catherine (Surabaya).

Dan akhirnya gw (Kediri), Ines (Nganjuk), Yuni (Mojokerto), dan Prita (Surabaya) berangkat ke Jakarta!

Seleksi nasional selama sekitar 3 hari 2 malam. Ada 2 macam seleksi yaitu: dinamika kelompok sama wawancara. Ga jauh beda sih, cuma yang ngetes para petinggi Bina Antarbudaya (Mitra kerjasama AFS Intercultural Programs).

 

TAHAP 6

Penantian panjang.

Haha kira-kira 3 bulanan gw baru dapet surat kalo gw dinyatakan terpilih sebagai kandidat penerima beasiswa YES. Dan alhamdulillah 4 anak chapter surabaya semua dapet

Dari seluruh Indonesia, terpilih 89 penerima beasiswa YES tahun 2008/2009 😉

 

Weittss tapi senior pada bilang, “Kamu belom berangkat kalo belom ada di atas pesawat menuju Amerika.” Penantian panjang menuju bulan Juli (Departure Day), kita wajib latihan nari, presentasi, dsb. Yang hasil SLEP test-nya kurang juga disuruh kursus Bahasa Inggris. Masa-masa paling mendebarkan adalah penantian panjang ini.

 

Selain persiapan itu semua, kita juga dag dig dug nungguin KELUARGA ANGKAT atau HOST FAMILY! Jadi selama 1 tahun di Amerika ntar kita bakal “dirawat dan dipelihara” oleh keluarga angkat.

Gw dapet host family paling cepet di antara temen-temen se-nasional. Gara-gara essay gw yang kayak novel kali yaa, hehe.

 

Jadi buat nyari host family, kita disuruh bikin essay yang menjelaskan siapa kita dan apa kegiatan kita, plus disertakan juga foto-foto kita, biar host famnya ntar nyeleksi gitu. #kayak-milih-pacar-aja

 

Alhamdulillah bulan Maret gw dapet surat dari Host Family. Gw dapet penempatan di Buffalo, Greater Minneapolis, Minnesota. Kesan pertama adalah, Minnesota dimana sih?

Setelah googling, gw jadi tau kalo Minnesota itu adalah salah satu negara bagian Amerika Serikat berbatasan langsung sama Kanada.  Tapi, Minnesota terkenal dengan sebutan State of 10,000 lakes dan Ice box of America !!!!

Danau yang ada di negara bagian Minnesota itu ada 15,000 lebih. Lalu kenapa disebut kulkasnya Amerika? Karena musim dingin di Minnesota itu paling panjang, bisa 6 bulan. Wow!

Surat yang dikirim Host Family gw itu panjaaang banget. Ada 4 halaman. Sampe terharu bacanya. Jarang dapet surat sih, hahaha. Surat adalah hal yang sangat special di Indonesia, ya kan? Menurut gw sih gitu, hehe.

 

Dari surat itu gw udah dijanjiin bakal diajakin ke Tennessee (Negara Bagian Amerika Serikat yang banyak pegunungan dan asal dari banyak musik-musik country), dan Disney World di Florida. Kesan pertama sama host family adalah BAIK BANGET ada bule yang belum kenal gw tapi udah ngajakin jalan-jalan.

 

Di suratnya diceritain di rumahnya ada apa aja, terus kota tempat gw tinggal itu kayak apa. Dikirimin foto rumah dari depan dan belakang. Hmmm merinding kalo inget waktu itu.

Gw juga jadi tau kalo gw bakal tinggal sama keluarga RASMUSSEN. Ada host dad, host mom, dan kucing cewek namanya Princess.

 

Gara-gara gw udah dapet Host Family itu, temen-temen jadi resah gelisah gara-gara belom dapet host family. Soalnya ada gosip yang nyebar di kalangan anak-anak YES kalo ga ada orang Amerika yang mau ngangkat anak, maka ga jadi berangkat.

Tapi Alhamdulillah, abis itu gantian Prita dapet penempatan di Manhattan, NEW YORK CITY. Waktu gw ke New York bulan Juni 2009, gw sempetin main ke rumah host fam Prita, dan rumahnya istana banget. Cuma 20 meter dari BROADWAY !! Enak banget mau ke Central Park juga tinggal jalan kaki.

Sedangkan temen gw si Yuni dapet penempatan di Dayton, OHIO. Dia dapet keluarga imigran asal Swiss. Waktu itu Ines baru dapet penempatan pas udah karantina. Ines dapet di MISSOURI. Asik asik. Nyebar semua sih tapinyaaa.

Gw di paling utara, Ines di tengah-tengah, Yuni agak ke timur, dan Prita malah timur banget -________-”

 

Yak begitulah cerita singkat seputar perjalanan gw akhirnya ngedapetin beasiswa YES ini. Pada akhirnya perjalanan gw satu tahun di negeri orang udah ngerubah pola pikir gw. Banyak lah. Tapi untung gw belom masuk perubahan level ekstrem. #tidak-perlu-diceritakan hehehe

 

Dari sana gw jadi mulai tertarik dengan dunia. Dunia yang lebih luas lagi.

I WANNA TRAVEL THE WORLD !!!


Gw jadi punya hobi baru yaitu traveling. Andai waktu itu gw punya cukup banyak waktu buat keliling semua negara bagian di Amerika, pasti gw jabanin deh.

Dari 50 negara bagian, gw udah ngunjungin 13 negara bagian (beberapa hanya lewat).

Mary LandWashington DC IllinoisMinnesotaWisconsinIndianaKentuckyTennesseeNorth Carolina GeorgiaFloridaNew York New Jersey


Dimana gw belom pernah menjamah WEST COAST sama sekali. Belom keturutan ke Las Vegas, San Francisco, Los Angeless #maruk


Dari setahun gw di Amrik itu juga, gw dapet kesempatan nulis kolom di Radar Kediri (Jawa Pos Group) tiap Minggu. Akhirnya hobi nulis gw tersalurkan juga. Itulah kenapa gw bilang, kalo AFS ngebuka banyak peluang baru.


Gara-gara ikutan AFS ini, gw pun beralih cita-cita pengen jadi DIPLOMAT. Kayaknya setelah program, semua anak AFS rata-rata pengen ambil Hubungan Internasional deh. Tapi dari test UM UGM sama SIMAK UI, gw ga direstui masuk Hubungan Internasional.Akhirnya berakhirlah gw disini, menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Yang pada akhirnya gw syukurin karena gw tetep bisa ambil Hukum Internasional.

 

Ambisi. Ya jangan takut memiliki ambisi. Insya’Allah dengan keyakinan dan kerja keras soon or later itu semua bakal terjadi. Dulu waktu masih kecil, gw punya mimpi dapet beasiswa S2 ke luar negeri. Waktu itu pengennya ke Australia aja, dekeeet. Eh ternyata Allah memberikannya lebih cepat dan lebih baik dari yang gw bayangkan. 😉

 

Dulu juga gw pernah nulis di buku harian kalo gw pengen tulisan gw ada di koran hahaha mimpi absurd. Eh ternyata kejadian beneran. Bahkan Allah memberikannya lebih dari yang kita minta. Hampir satu tahun gw jadi kontributor harian di Radar Kediri.

Subhanallah ternyata Allah memang Pembuat rencana yang paling indah.

 

Banyak sebenernya mimpi-mimpi yang dulunya keliatan ga mungkin banget, ternyata beneran terjadi. Gw udah biasa nulis resolusi tiap tahun baru sejak SD. Jadi gw percaya kalau DREAMS DO COME TRUE !!!

Karena itu terjadi pada gw sendiri. Jadi pesan gw, jangan takut bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu itu! Cepat atau lambat, bahkan lebih indah dari yang kita minta 😉